gakpenting, pwtajah, ume

Pensiunnya Biang Ribut dan Ukuran yang XL

Aku menggendut. Bukan berita baru spertinya. Tapi ktika menemukan bahwa badanku sudah gak muat lagi jaket dalam ukuran M, bahkan L, ini adalah sbuah pukulan. Yes, I am XL now.
Aku punya jaket orange favorit. I love it much, banyak cerita yang telah disaksikan si Orange itu bersamaku. Kontras, suami sebel banget klo aku memakainya. Terlalu ketat katanya. Jaket Biang Ribut, kami menamakannya demikian. Karena kami dah terlalu capek berdebat dan berantem karena jaket itu, kami memutuskan untuk mencari gantinya kmaren. Yang longgar dan tidak orange. Susah memang klo preferensi warna pasangan kita berseberangan dengan apa yang kita suka.
Oh, iya. Si Orange ukurannya S.
Singkat cerita aku mnemukannya. Hitam dengan potongan sederhana, gak feminim tapi juga gak bisa disebut maskulin. Biasa aja. Awalnya aku mencoba M, tentu saja gak muat. Sambil nyengir aku minta L. Yang ini sebenarnya muat. Pas sperti bagaimana sharusnya jaket itu dipakai. Tapi suami protes. Klo pas gitu kan gak ada bedanya sama si Biang Ribut. Dan bgitulah, akhirnya XL yang dibeli.
Ampun deh.
Dan puasa sama skali gak membantu mengurangi berat badanku. Di hari kelima ramadhan, beratku masih sama persis sperti sblom puasa. 50 kg. Smentara suami sukses turun 2 kg, skarang tinggal 74 kg saja.
Ya, aku menyiapkan diri untuk terlihat sperti penguin. Penguin shaped Tanti. Hahaha,ambil saja sisi lucunya. Tentang sisi lainnya, lupakan ajah..

Advertisements

2 thoughts on “Pensiunnya Biang Ribut dan Ukuran yang XL”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s