ume

Sbulan. 31 Hari. 744 Jam.

It’s been a month without my husband. Tepat sbulan. Hari inih, sbulan kmaren, terakhir kali aku bersamanya di Cengkareng.

A lot of phone calls, terimakasih pada Three yang sudah bermurah hati dengan promo telpon murahnya. Siklus hidup yang berbalik sperti jaman sblom mnikah dulu -ke kampus pulang sore, nonton berita sore, ngutak-atik laptop sambil nonton Heroes *klo sblom mnikah nontonnya Smallville*, mnulis-nulis iseng atau baca-baca ebook, tidur jam 11an, ke kampus lagi, berulang sperti ituh hari ke hari-.

Tapi gak smuanya persis sama sperti masa lalu. Ada tambahan. Tambahan agenda yang smoga bisa lebih menyehatkan fisikku. Skarang aku ada kebiasaan baru. Stelah subuh jalan-jalan di kompleks, jalurnya brubah-ubah tergantung mood, dengan tujuan akhir ke warung yang ada di kampung sebelah. Jadi jalan pagi sambil berbelanja. Trus masak. Dan kembali masuk ke siklus lama. Ke kampus dan sterusnya.

Alasan dari agenda pagi hariku sama skali gak berhubungan dengan pola hidup sehat sbenarnya. Sbenernya aku cuma cari sinyal yang bagus. Three klo didalam rumah sinyalnya datang dan pergi. Jadi, aku memburu sinyal di luar rumah. Ituh saja.

It’s been a month without my husband. I miss him, a lot. And we still have about 7 weeks to go.

I do miss him.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s