bahanrenungan, gawe, tan

In the Future Where will I Be?

Saya lagi terngiang-ngiang Talk-nya Coldplay. Dan entah knapa pertanyaan Martin yang saya jadikan judul entry ini membuat saya berpikir.

In the future, where will I be???

Sebenarnya saya tahu knapa saya jadi sok mikir bgini, Jadi, kata -entah knapa- itu tidak pas juga diletakkan di kalimat kedua saya ya, hehehe. Tapi nevermind lah, gak penting ini ya ^_^

Rangkaian kejadian beberapa hari ini membuat saya merasa bahwa apa yang selama ini saya rencanakan untuk hidup saya kok sepertinya sudah tidak relevan lagi untuk direalisasikan. Kesannya berat ya, -untuk hidup saya-, sepertinya. Tapi yang saya maksudkan di sini sebenarnya gak seberat itu. Untuk hidup saya 1-2 tahun ke depan tepatnya.

Saya masih berpikir, sama sekali blom ada pilihan untuk saya ambil. Karena smuanya bukan fungsi tunggal dari keinginan saya yah, ada kepentingan lain juga yang harus diwadahi. Masih harus dibicarakan lagi, dengan banyak pihak. Karena saya ingin bermanfaat nantinya. Saya tidak ingin tidak adil pada suami dan babyndut nantinya. Dan juga tidak dirugikan. Saya berharap semua itu bisa diakomodir.

Hm hm hm, menutup posting penuh tanda tanya ini, saya menyadari bahwa pada akhirnya, saya punya banyak pilihan. Jadi ktika waktunya datang, saya hanya akan tinggal memilihnya, lalu menghidupi pilihan itu. Seperti nasehat Mas Martin yang membuat saya tersenyum saat ini:

You can climb a ladder up to the sun
Or write a song nobody has sung
Or do something that’s never been done
(Talk, Coldplay)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s