ume

Sindrom Pra Pisahan

Saya, Tanti yang suka rewel, sejak kemarin jadi makin rewel. Cerewet kaya betet. Sedikit-sedikit ngambek. Tanduk dan ekor panah tumbuh memanjang dengan suburnya.

Efeknya ya ke Sophie. Dia ketularan aura gelap si mama. Jadi gak mau tidur, nangis menjerit-jerit. Hadudu, lingkaran setan banget yang satu ini.

Suamii, pengen lebih lama bersamamu. But you really have to go. Klo suami gak berangkat ke Bangkok lagi, lebih banyak mudhorotnya buat kami.

  • Sophie dan saya makin tergantung sama suami. Padahal, kami harus lebih mandiri setelah ini. Semakin mandiri. You know, mencoba hidup baru di Surabaya yang panasnya bak emperan neraka itu.
  • Saya terancam dijutekin orang sekantor karena gak hobby banget berangkat kerja selama suami di rumah. Ah ah ah, saya tahu ini buruk tapi sulit menghentikannya.
  • Klo suami tidak segera memulai lagi apa yang ditinggalkannya di Bangkok, bakalan mundur juga selesainya urusan di sana.

It’s not the first time. I have survived before. So I will make it. Bismillah….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s