indonesiaku

Masih Bubur ???

Kemarin suami bercerita menengok teman yang sedang sakit. Terserang typhus. Suami cerita, teman ini punya banyak stok bubur bayi SUN dan susu bear brand. Hmm, miskonsepsi yang satu ini kok sepertinya sudah mendarah daging banget ya di masyarakat kita. Typhus = makan bubur.

Padahal, bubur sama sekali tidak membantu proses recovery. It is so last decade. Jaman dulu dipercayai bubur bisa membantu menghindarkan resiko perdarahan usus. Klo sekarang, bubur malah memperlama masa penyembuhan karena intake nutrisi pasien dengan bubur bisa dikatakan kurang memadai. Kata mayoclinic, akan lebih berguna bila pasien disarankan untuk minum cairan dalam jumlah yang banyak serta makan makanan bergizi seimbang yang sesuai dengan seleranya, dengan catatan menghindari yang berserat tinggi seperti sayuran hijau dan beberapa jenis buah.

Kebayang kan ya, orang dewasa dengan pola makan nggragas kok tiba-tiba dipaksa makan bubur only. Gak nendang karena gak berkesan dilambung. Dan terutama, itu sebenarnya gak perlu. Hhhh, keterputusan informasi itu efeknya memang keterlaluan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s