babysophie, surabaya, ume

Welcome, Surabaya

Gadis kecilku,

Ada apa dengan dirimu? Kenapa gak nyaman di TPA? Kenapa nangis melulu? Dimanakah senyum ceriamu? Dimanakah wajah penasaranmu yang lucu itu? Mama ikut menangis melihatmu menangis seperti itu. It looks like I made a bad decision for you. And it really breaks my heart.

Suamiku sayang,

Semoga dirimu selalu sabar mendengarkan keluhanku. Maaf, sepertinya di sini musim mengeluh lebih kenceng dari musim hujannya. Semangat yang sedari awal sudah terkumpul ternyata tidak cukup kuat untuk membuat adaptasi ini menjadi mudah. Manajeman yang parah. Manajemen waktu, semua tanggungan yang harus Mama kerjakan sepertinya tidak bisa selesai dalam 24/7. Call me spoil or something, tapi Mama sepertinya tergantung pada Mbak Nur selama ini. Gak kebayang klo bebersih rumah *yang sekarang cuma seuprit*, masak buat Sophie dan mencuci popok Sophie sambil beraktivitas di kampus dan mengasuh Sophie setelahnya secapek ini rasanya. Belum 2 minggu, badan Mama sudah protes. Capek to the max. Badan yang mulai renta inipun mulai demam dan pegel gak karuan. Terus semua rasa frustasi atas kondisi Sophie serta manajemen waktu yang berantakan tadi sukses membuat stok ASIP menipis. Dalam seminggu defisit 6 botol! Minta doanya Pa, semoga Sophie nanti mudah menerima UHT, in case Mama tak mampu memperbaiki manajemen ASI dan ASIP Mama mencapai kondisi BEP or ever worse, defisit.

Advertisements