jalanjalan

When in Bangkok


On the shuttle boat, heading to Sathorn Pier

Liburan saat PMS adalah seperti punya sariawan saat tertawa. Ya, seperti itu deh. Beginilah kalo jadwal liburan ditentukan oleh tiket promo. Resiko ditanggung sendiri, ya Papa 😀

Kami cuma ngider di kota, no wat tentunya. Saya tidak suka berpanas-panas di temple sambil menggendong Sophie yang pasti juga cranky kepanasan. Sooo, agendanya adalah dari mal ini mal itu, ketemu teman ini teman itu, makan ini, itu dan anu….

Sophie alhamdulillah pinter. Menyenangkan bermain bersamanya. Mengejar-ngejar dirinya dan memeluknya. The best part is where we stayed. Chatrium Residence-nya @hexa_pm is superb!

Dan, teman terbaik bagi emak yang lagi PMS liburan adalah suami yang super sabar, baby wrap dan alas kaki yang nyaman. Sekian.

Advertisements
bahanrenungan

Hope This Year will be Better than the Last

 
Selamat tahun baru….

Semalam adalah malam pergantian tahun pertama yang saya lewatkan bersama suami. Di Purwokerto dong. Yup, happy happy happy. Agendanya? Suami tidur sejak sore dan saya ngancil sampai jam setengah 3 nonton Piretes of Carribean di TV. Sama sekali tidak romantis ya.

Saya tidak memiliki resolusi awal tahun kemarin. Ada sih keinginan-keinginan tertentu di kepala saya, tapi gak sempat menuliskannya ataupun mengucapkannya. Saya kan saat itu sedang belajar menjalani peran sebagai temporary single mother bersama baby Sophie. Rasanya saat itu life for today banget. Gak melihat dan merencanakan masa depan.

Tapi memang sih, saya tidak terbiasa punya resolusi setiap tahunnya. Hahahaa….

Jadi baiklah, saya akan mereview saja pencapaian kami (saya dan keluarga kecil saya dong) sepanjang tahun 2010. I just write the possitive things came over me, supaya saya selalu bersyukur. Tapi memang dibanding tahun-sebelumnya tahun kemarin so much better sih. Mungkin karena saya lebih ikhlas menjalani beberapa ketimpangan yang sebelumnya membebani saya. I have been gifted with a great life.

Sebagai seorang Mama, tahun kemarin menyenangkan. Motherhood is learning and more learning, dan semakin banyak belajar saya tahu bahwa masih banyak kekurangan yang ada di diri saya dan apa yang saya usahakan buat Sophie. Tapi, saya yakin gak ada ibu yang sempurna di dunia ini, supermom or anything. Yang ada adalah ibu yang terus berusaha memberikan yang terbaik buat anaknya, apapun interpretasi dari “terbaik” itu. Versi saya adalah memberikan asupan nutrisi, imunisasi, interaksi dan lingkungan yang baik. Untuk nutrisi, saya percaya pada kekuatan ASI. Bersyukur sekali kami berhasil menerapkan ASIX dan sampai saat ini Sophie masih minum ASI, dengan tambahan UHT. Dan sekali lagi saya saya bersyukur bahwa saya diberi kemudahan untuk itu. Untuk MPASI, sebisa mungkin saya mengikuti panduan dan rekomendasi dari wholesomebabyfood.com. Saya bersyukur bahwa tahun kemarin hal ini juga bisa kami laksanakan, walaupun ada adegan mogok makan dan sekarang anak saya jadi Miss Sophiesaurus. Dua item terakhir dari versi “terbaik” saya itu adalah alasan saya membawa Sophie bersama saya ke Surabaya, selain ASI tentunya. Interaksi adalah poin yang bagaimanapun juga sulit untuk saya buat ideal. Sebagai keluarga yang anggotanya berceceran dimana-mana, interaksi jelas adalah kemewahan tak terkira. Intensitas pertemuan yang jarang antaraSophie dan papanya sulit untuk dijembatani sepenuhnya. Tapi saya masih bersyukur bahwa teknologi telah begitu maju saat ini, sehingga setidaknya Sophie bisa merasakan “keberadaan” papanya setiap hari, meskipun hanya dalam bentuk suara saja.

Setelah sekian waktu tertunda, akhirnya saya kemarin sekolah juga. Sekolah lagi setelah 5 tahun ternyata sensasinya beda ya. Motivasinya lebih kuat, sehingga sekarang saya lebih rajin dan serius menjalani semua prosesnya. Ngantuk? Klo itu mah tetep ya, ngantuk sampai ketiduran di kelas, hahahaa… Yaa, saya ogah jauhan lebih lama sama suami. Pengennye cepet lulus, cepet ngumpul. Amiin…*topik tesis saja blom jelas sampai detik ini kok pengen lulus cepet ya. Ah, aminin saja deh* So far saya enjoy dengan tiga peran yang saya mainkan saat ini, part time student, full time mother and week end lover. Walaupun, kuliahnya “cuma” di Unair. Sombong ya, kesan dari statement saya di kalimat sebelum ini. Maksud saya adalah, kebetulan saya punya perbandingan sistem dan jelas-jelas Farmasi Unair ada di posisi minor. What I learn through those minor things is the matter. Lagipula, ada yang “lebih” dalam “kurang” itu. Somehow, I am happy with what I have.

As a proud wife, seneng banget suami lulus November kemarin. Akhirnya sekarang status kami bergeser dari International call ke SLJJ. Seneng deh bisa ketemu tiap weekend *dan sungguh tidak senang melihat akibat pertemuan tersebut pada dompet kami. Meh*

Happy new year, my friend. I Hope this year will be better than the last.