milestone, sophiesibatita

Sophie is 21 Months Old

Salah satu hal yang mencerahkan hidup saya saat ini adalah mendengarkan celoteh Sophie. Eh ya, gen itu memang gak pernah berdusta. Sophie sekarang cerewetnya minta ampun. Ngomong melulu. Bahkan saat terbangun tengah malam sekalipun, di sela-sela minum air putih sambil merem, Sophie masih juga ngomong. Sophie mau minum air putih. Mau digendong. Pengen tidur di sini, bukan di sana. Sophie mau tidur di sini. Mama duduk. Sophie mau selimut. Celananya dilepas. Pampa juga dilepas. Mau selimut. Di sini. Dan karena kemampuan bicaranya masih terbatas, mendengarkan Sophie bicara adalah suatu hiburan sekaligus tantangan. Hiburan karena apa yang keluar dari mulutnya benar-benar lucu dan menggemaskan. Tantangan karena harus decoding dulu celotehnya untuk bisa menangkap apa maunya. 

Jadi, Sophie ngomongnya masih sepotong-sepotong. Biasanya dia mengambil bagian akhir dari kata, meskipun beberapa kata bisa diucapkan lengkap, dengan pronunciation ajaibnya, tentu saja.

“Mama bla bla bla epas uh uh anu mut*tarik-tarik celana sambil berbaring di kasur* terjemahannya adalah, Mama, tolong celana Sophie dilepas. Sophie mau pake selimut saja. Suphie sudah mau tidur. !

“Mama bla bla bla num susu nga huao ngeng ngeng uang” terjemahannya adalah, “Mama, Sophie mau minta susu singa huao, bukan susu beruang“. Hihihi…, maksud lebih jelasnya adalah, Sophie mau susu Ultra Mimi yang kemasannya bergambar singa alias rasa stroberi. Dan huao adalah cara Sophie menirukan auman singa, gara-gara di awal film produksi MGM yang sering ditontonnya selalu ada singa yang mengaum 🙂

Sophie sekarang sudah bisa bicara santun. So far yang sudah digunakan dengan benar adalah terima kasih dan permisi. Kalau lagi menemani Sophie makan jeruk saya bisa cengar-cengir bahagia karena akan ada adegan seperti ini, lebih dari 6 kali 🙂

Asih” Sophie mengambil jeruk yang sudah saya keluarkan bijinya dari tangan saya.

“Sama-sama Nak”

Ma ma” dijawab loh, hahahaha

Asih means terima kasih. Ma ma refers to sama-sama.

Permisi juga sudah bener pemakaiannya. Tolong masih belum jarang-jarang tuh, masih harus lebih banyak dicontohi. Kalau maaf Sophie belum mengenal. Masih banyak waktu untuk belajar ya Sayang 🙂

Setelah kemarin-kemarin suka mengikuti apa yang dia lihat, sekarang Sophie suka bermain peran. So far peran yang suka dia mainkan cuma dua, yaitu berangkat ke sekolah dan jadi Mama yang lagi nyuapi anaknya. Sering ya, dia tiba-tiba menyeret-nyeret tas, minta diambilkan susu lalu dimasukkan ke tasnya. Terus, dia cangklong itu tas di pundaknya. Kalo ditanya Sophie mau ke mana jawabannya selalu SEKOKOLAH. Hahaha, Sophie belum bisa bilang sekolah, kebanyakan KO-nya. Di lain waktu, dia akan minta dibukakan lemari dan mengambil jaket atau leggingnya, trus disampirkan di pundaknya. Dadah-dadah centil terus keluar kamar. Dan, lagi-lagi, kalau ditanya mau kemana ya keluarnya SEKOKOLAH lagi, hahahaha….. Kalau jadi Mama ya sukanya sok mengambil makanan dari suatu tempat, trus bilang A a a a ke Papanya atau saya, untuk meminta kami membuka mulut. Dia akan happy kalau kami ikutan pura-pura mengunyah dan bilang enak 🙂

Sepertinya Sophie mulai siap toilet training. Sejak Sophie fasih mengucapkan huruf S tiga minggu yang lalu, dia suka bilang pipis. Dan lebih banyak benernya dari pada iseng. Artinya, kalau dia bilang pipis ya ketika dituntun ke kamar mandi dia akan pipis beneran. Walaupun kadang itu dijadikan alasan untuk main air. Cuma, kami orang tuanya yang belum siap mengajari toilet training. Kadang klo Sophie bilang pipis, kami malah menjawabnya, “Pipis saja di pampa Nak, kan lagi pakai pampa” instead of menggotongnya ke kamar mandi. Oh Papa, kita harus segera menyingkirkan kemalasan kita dan mendukung niat Sophie untuk jadi anak besar ini.

Tentang makan, sekarang Sophie sudah bisa meminta. Dan yang paling sering dia minta adalah mie. Papanya lagi di depan kompor ya dia request, “mi, Papa”. Lagi sarapan disodori nasi ya bilang mie juga. Lebih parahnya kalau pas lagi lihat TV dan ada iklan mie instan. Sudah deh, heboh minta mie lagi. Sampai sekarang kami masih mengandalkan mie telur, kadang kami ganti dengan bihun atau spagheti untuk variasi. Iyaaa, Sophie belum tahu bedanya makanan-makanan itu. Asal nlolor panjang ya mie saja namanya. Semuanya enak ya Soph, hehe. Selain mie, Sophie juga suka minta kue. Lagi nonton film, tahu-tahu nyeletuk, “Ue, ue, ue” Sama juga, cemilan apapun selain buah ya dia sebut kue 🙂

Urusan tidur, sampai sekarang Sophie masih juga susah diajak tidur gasik. Maunya main ini itu, baru mau tidur setelah benar-benar teler. Dan rejekinya Papa banget, sekarang Sophie kalo mau tidur mintanya pindah-pindah tempat. Sudah diselimuti di puk-puk mesra di kamar depan, minta pindah ke depan TV. Kalo sudah liyer-liyer, minta pindah ke tengah. Pokoknya kalo belum pindah lokasi 5 kali belum afdol adegan menjelang tidurnya. Sudah begitu, kalo terbangun ya mintanya pindah lagi. Untung Papanya sabar ngladenin, angkat sana sini boyongan pindah kamar 🙂

Tumbuh sehat dan ceria Sayang ya, Mama Papa love you, a lot 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s