Uncategorized

Kangen…

di Platinum
Bangkok, January 2011
Sophie Papa
Denpasar, July 2011

Kangen kalian berdua…..

Advertisements
Uncategorized

Jontor

Tadi Papa laporan, Sophie jatuh di sekolah. Naik kursi terus terjerembab. Bibir, hidung sama mata Sophie bengkak semua. Bibir dan hidung bengkak akibat terbentur lantai. Matanya bengkak akibat nangis *Persis saya, nangis sebentar saja mata sudah bengkak kemana-mana*. Kebetulan Sophie jatuhnya sore hari, menjelang di jemput Papa. Jadi ya lumayan, Papa sempat menyaksikan Sophie sesenggukan menahan sakit. Untungnya darah di bibir dan hidung sudah dibersihkan sama Bu Romy. Kalau tidak, Papa bisa trauma melihat anak semata wayangnya berdarah-darah.

Saat Papa datang, Sophie wadul *hahaha, akhirnya ada juga habit Papa yang ditiru Sophie*. Sambil ngrengik dia bilang, “jatuh… sakit… mama….”

Papa bilang tidak apa-apa,dan nanti akan menelpon saya. Anak hebat, nangisnya langsung berhenti lho. Papa sempat mengirimkan foto Sophie yang jontor *yang sayangnya tidak bisa terbuka di HP saya* sebelum menelpon saya.

Ketika kami bicara via telpon, Papa dan Sophie lagi melihat sapi *Iyaaa, kebiasaan nongkrong di kandang sapi sepulang sekolah masih berjalan saat ini. Entah sampai kapan :)*. Setelah Papa menceritakan kondisi Sophie, saya bicara pada Sophie. Tidak apa-apa jatuh. Sakit tidak apa-apa. Nanti sakitnya akan sembuh.

Jawaban Sophie benar-benar membuat saya ngakak. ” Mama, ini sapi moooo. Sapi eek”

Hahaha, Sophie sudah lupa sama sekali dengan bibir dan hidungnya yang sakit. Sapi yang sedang berhajat jauh lebih menarik baginya. Padahal, Papa saja masih merasa nyeri setiap kali melihatnya. Toddlers are really good in coping pain, I guess.

Dan, kata Papa tadi Sophie mau makan. Banyak pula. Hebat ya, dengan bibir tidak karuan seperti itu masih mau makan dengan lahap. Anak jagoan 🙂

We love you, dear Sophie.