Uncategorized

Susah Ya Jadi Mahluk Sosial

Banyak hal yang berseliweran dalam hidup saya beberapa hari ini. Saya akan menuliskan kesan saya atas semua itu, secara random tentu saja.

  1. Kata-kata yang jujur, yang keluar dari hati yang paling tulus pun ternyata bisa mengiritasi hati orang lain.
  2. Susah urusannya kalau menjadikan diri sendiri sebagai standar. Pencapaian orang lain terlihat kecil tak berarti karenanya.

Satu hal, saya mendapati bahwa kedua hal tersebut terjadi karena ketidaksengajaan. Si pelaku itu sama sekali tidak tahu bahwa perkataan dan perbuatnya membuat orang lain terluka. Dari sini lah saya berpikir, bahwa setiap kita membutuhkan buffer, peer group, geng, apapun bahasanya. Kita butuh orang-orang yang secara jujur mengingatkan kita ketika melakukan kesalahan.

Hahaha, sungguh tidak jelas apa yang mau saya sampaikan ini. Sungguh, efek ikutan tes tanpa persiapan itu beneran menakutkan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s