Uncategorized

Obat

Sophie  akhir-akhir ini merubah pandangannya tentang obat. Beberapa waktu yang lalu, Sophie benci sekali sama obat. Ketika dia demam, minum obat itu beneran jadi ajang nangis heboh. Saya dan papa harus turun tangan bersama, satu memegangi dan menegakkan tubuhnya supaya tidak muntah, yang lain memasukkan obat ke mulutnya. Sampai-sampai Sophie nangis-nangis minta air putih saja ketika dia melihat salah satu dari kami mengambil botol parasetamol. Cerita lama.

Semakin ke sini, Sophie semakin familiar dengan yang namanya minta obat. Gatal, minta obat. Kejeduk sesuatu, minta obat juga. Tapi ketika itu, referensi obat dalam kepala Sophie adalah obat topikal saja. Artinya, yang Sophie maksud dengan obat itu adalah minyak kayu putih sama talk. Untuk oles-oles yang gatal semata 🙂

Selanjutnya, Sophie naik kelas. Mulai deh tahu bahwa obat itu diminum. Sophie juga tahu dimana obatnya di simpan. Jadi biasanya dia akan menunjuk obatnya secara langsung, meminta pipet dicelupkan ke dalam larutan obat untuk kemudian dijilat-jilatnya. Yucky. Jelas yang papa lakukan adalah menyembunyikan parasetamol itu dari pandangan Sophie, dan menjelaskan bahwa obat itu untuk diminum yang sakit saja, biar sembuh. Kalau lagi mau diberitahu, Sophie nurut, lupa sama minta obatnya. Tapi kalau ngeyelnya kumat, rengekannya menyakitkan telinga deh.Dalam rangka meredakan rengekan itu, Papa memberikan air putih dengan sendok ke Sophie. pura-puranya obat lah. Eh, Sophienya berhenti meminta. Tertipu, nih yeee.

Belakangan kami tahu bahwa Sophie tahu tentang minum obat ini dari melihat teman-teman di sekolahnya. Mungkin dia merasa minum obat itu sesuatu yang keren banget kali ya, makanya ketika diberi air putih dengan sendok, which is sama seperti cara temannya minum obat di sekolah, senengnya bukan main.

Kemarin, saya meminum Tolak Angin. *Ini bukan posting berbayar lho Tolak Angin sering muncul di blog saya, sungguh. Tapi kalau Sido Muncul mau menjadikan saya brand ambassador, tidak menolak sih, hahaha*. Sophie yang melihatnya lagsung bertanya apa saya minum obat, saya jawab iya. Lah, masa iya anak 2,5 tahun saya ceritani tentang apa itu obat hebal terstandar ya. Sophie bertanya, saya minum obat biar apa. Saya bilangnya biar mual di perut saya hilang, masuk anginnya sembuh. Sophie pengen seketika dong ya, langsung minta obat. Ketika saya beritahu bahwa obat hanya untuk yang sedang tidak enak badan, ngeyelnya keluar.

Dari pada panjang urusannya, Papa mengambil sendok berisi air putih. Dan hap, Sophie meminumnya sekali teguk terus melanjutkan bermain. Iseng saya bertanya apakah obatnya pahit. Dengan wajah jahil Sophie menjawabnya,

Air putiiiiiih……..

Hahaha, ternyata selama ini Sophie tidak termakan tipuan papa ya. Sensasi minum cairan dari sendok lah yang dia cari. My big Sophie 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s