Uncategorized

Proud Mama #5

Terharu dan sungguh bahagia bahwa Sophie bisa mengatakan maaf. Oh,anak saya beneran sudah besar sekarang 🙂

Kalau Sophie merasa bersalah pada teman-temannya, dia akan mengulurkan tangannya sambil mengatakan “Maaf ya, maaf”

Seperti saat Sophie tanpa sengaja memukul kaki Adik Vega saat bermain dengan ranting kecil minggu lalu. Ya, Sophie kalau main kan model yang heboh begitu kan ya. Rungsing abiss. Mata saya ngembeng dong melihat bocah kecil bau asem itu mencari-cari tangan Adik Vega yang belum bisa bersalaman untuk minta maaf 🙂

Hati saya tambah nyes lagi saat Sophie meminta maaf pada saya. Ceritanya sore itu saya lagi membereskan buku-buku Sophie dan meletakkan sebagian diantaranya di kasur. Sophie yang datang berlari dengan semua hiruk pikuknya menabrak tumpukan buku tersebut. Saya yang sudah menantikan tangisan melengking Sophie sukses terkejut saat dia memunguti sebagian buku sambil mengatakan maaf berkali-kali. Puncaknya adalah saat Sophie kemudian memeluk dan mencium saya sambil bilang,

“Maaf ya Mama”

Aku terharuuuuu….

Btw, tadi ada teman yang bertanya apakah Sophie selalu bersikap manis dan pinter seperti yang dia baca di blog ini. Jawabannya tentu saja tidak, hahaha…. Sophie itu kalau lagi marah galaknya ngalah-ngalahin saya. Judes. Kalau lagi kumat ngeyelnya, saya milih mutung deh dari pada otot-ototan sama dia. Cranky kalau bangun tidur. Panjang deh kalau mau dibuat list-nya 🙂

Aaah, kangennya sama Sophie dan Papa. Weekend ini edisi lembur judulnya. Jam segini masih menatap barang pecah belah semeja penuh. Nginep lagi di lab. So I deserve a shopping getaway next Sunday.

Advertisements