Uncategorized

Sophie 34 Bulan

Selamat malam!

Hari ini cerah karena kiriman rekaman suara Sophie yang lagi konser di motor, lagi 🙂

Hari ini lagunya entah apa judulnya. Saya baru pertama mendengarnya dan sukses tersenyum-senyum. Yang jelas lagu itu bicara tentang sarang burung, sarang lebah, kandang gajah dah rumah. Too cute 🙂

My baby girl is 13 kgs now. Senang, saat mau diajak berlebaran di rumah mbah-mbah nafsu makannya OK banget. Yaa, secara mbah-mbah kan big fans of cucu montok kan ya, jadinya saya sebagai emak lega 🙂 Dan maafkan Mama atas keculunan ponimu ya Nak, kan membawamu potong rambut itu susah, jadinya Mama minta ponimu dipangkas sependek mungkin. Ntar pasti panjang lagi kok 🙂

Sophie itu sekarang lagi suka membuat tiruan dari sesuatu yang berkesan baginya. Tadi pas saya telpon, dia berteriak nyaring,

“Ini kaya salju, Papa!”

Kata Papa, Sophie memasukkan sobekan tissue ke botol air minum kemasan bekas. Suka Happy Feet dan beruang kecil sama Mamahnya di Planet Earth ya Soph 🙂

Hari Sabtu kemarin Sophie berlari masuk rumah sambil membawa segenggam bunga tapak dara. Saya bengong dong ya, anak yang biasanya sulit banget dirayu untuk mandi, waktu itu sukarela mengatakan bahwa ia ingin mandi. Sesampainya di kamar madi, Sophie mengapungkan bunga-bunga yang ada digenggamannya dan berteriak kegirangan,

“Ini kaya Punzey, Mama. Bagus”

Punzey itu maksudnya adalah Rapunzel. Jadi di Tangled, ada adegan dimana Rapunzel dan Eugene naik perahu di danau di mana disekitarnya mengapung banyak bebungaan. Sophie dulu suka sekali adegan tersebut, yang diikuti dengan nyanyian I See the Light oleh mereka berdua. Suka ikut nyanyi juga dengan logat Ngapak-English nya yang ajaib 🙂

Kalau sekarang Sophie lebih suka adegan bernyayi di hutan (saat Rapunzel pertama kali turun dari menaranya) dan saat rambut Rapunzel dipilin dan dihias dengan bunga 🙂

Terus ya, Sophie itu juga mulai sok tahu, menyimpulkan sesuatu berdasarkan informasi yang diterimanya. Pernah juga pas saya pulang dari Lab malam-malam, saya menelpon rumah dan Sophie mendengar suara yang familiar baginya,

“Bunyi apa itu, Mama?”

“Suara kereta kelinci, Soph”

“Mama di pasar malam ya?”

“Tidak, Mama ini dari kampus mau pulang”

“Kok ada kereta kelinci?”

“Kereta kelincinya mau pulang Soph, lewatnya jalan dekat Mama”

“Oh, pulang ya”

😀

Ih, kaya siapa coba?

Advertisements