Uncategorized

Menjadi Mama yang Paling Menyayangi Sophie *

Jam segini tiga tahun lalu, saya, suami, bapak dan ibu saya panik gara-gara bayi Sophie yg sejak lahir anteng tidur melulu, tiba-tiba cranky minta menyusu melulu, padahal kelenjar ASI saya baru belajar berproduksi. Beruntung saya berada di RSIA yang peduli nasib Busui Amatir macam saya, I got all the supports I needed, alhamdulillah 🙂

Hari ini, beginilah penampakan Sophie si Balita,

image

Dan, saya pun telah tiga tahun menjadi ibu. Dalam jangka waktu ini saya telah belajar dan bekerja keras, lebih dari yang saya kira saya bisa melakukannya. Menjadi ibu itu adalah hal yang alami, tentu saja, tapi bukan berarti akan mudah tanpa butuh perjuangan. Satu hal yang saya pelajari adalah bahwa keseimbangan adalah kunci dari kebahagiaan, dan yang tahu di mana letak keseimbangan seorang ibu adalah ibu itu sendiri. Amat personal.

Don’t judge and don’t be falter if you are judged. You are the mother of your child  -dan begitupun mereka, ibu dari anak-anak mereka-. Menjadi ibu PD yang tidak butuh pengakuan. Sesederhana itu.

***

Btw, sisi menye-menye saya termanjakan sejak kemarin,  ketika untuk pertama kalinya Sophie secara verbal mengungkapkan perasaannya pada saya.

“Usyi sayang sama Mama. Dan Papa”

We love you too, Soph, to the moon and back.

Selamat memasuki masa Balita ya Nak, banyak doa dan cinta untuk kebaikan dunia akhiratmu.

PS: judul post ini saya kutip dari twit @AnnaSurtiNina.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s