Uncategorized

Anak Besar = Heels

“Siapa yang telpon tadi, Pa?”

“Mbak-mbak yang mau ngasih voucher”

“Vocel itu apa?”

“Sesuatu yang bisa ditukar dengan hadiah”

“Hadiahnya apa?”

“Sepatu buat Sophie, juga sepatu buat Mama”

Ah, what a sweet husband, he is. Memahami saya sebagai Mamak Payless.

“Aku mau sepatunya belwalna pink dan ada pitanya, Pa”

“Lho, Sophie kan sudah punya sepatu pink”

“Tapi sekalang aku mau yang ada haknya, yang tinggi”

Saat sesi telpon malam, suami setor percakapan ini ke saya. Kami lalu menanyakan pada Sophie kenapa ia menginginkan sepatu yang berhak tinggi, tapi kami tidak mendapatkan jawaban. Ketika suami sekilas menyinggung tentang sepatu berhak yang tidak nyaman untuk berlari-lari, si nona poni menjawab pasti,

“Gak apa-apa, aku kan sudah besal”

Oh, baiklah. Anak besar. Sip.

image
Si anak besar
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s