Uncategorized

Spongebob dan Tempe

“Mama, apa benar di laut ada Spongebob beneran?”

“Ada, namanya marine sponge. Terus sponge beneran menempel di dasar laut, tidak punya kaki untuk berjalan-jalan kemana-mana sperti dalam cerita”

“Apa sponge beneran gepeng seperti tempe?”

Asli, pengen ngakak rasanya.Seumur-umur baru kali ini saya mendengar ada yang menyamakan Spongebob dengan tempe. Lalu kami berdua melihat-lihat gambar sponge di HP saya. Sophie menyukai sponge hijau berbentuk tabung, juga sponge merah yang hampir sebulat bola.

“Tuh, aku benar, kan, Ma. Sponge itu tidak seperti tempe”

Sampai sekarang saya belum tahu dengan siapa Sophie berdebat tentang bentuk sponge itu sebelumnya. Bagaimana saya tahu kalau pertanyaan Sophie itu hanya dalam rangka mencari pembenaran atas pendapatnya? Ya dari┬ákalimat -tuh, aku benar, kan- itu ­čśÇ

Advertisements
Uncategorized

Demam Frozen

Frozen

Saya tidak pernah menyangka bahwa demam Frozen melanda sedemikian lama di rumahliliput. Menginfeksi Sophie, tepatnya. Heboh di toko buku setiap kali melihat movie story book Frozen (dan buku mewarnai, buku belajar membaca, semua buku bertema Frozen, singkatnya), checked. Karaokean mengikuti Idina Menzel di HP suami, checked. Menggambar keping salju, dan manusia salju, checked. Bercita-cita piknik di tempat bersalju, checked.

Minggu lalu, saya menemukan gambar ini di antara tumpukan kertas gambar Sophie. Saya mengenali gaya rambaut kedua karakter dalam gambar Sophie tersebut.  For the first time in forever, Sophie mencoba menggambar Elsa dan Anna.  Kata Sophie, cerita untuk gambarnya adalah seperti ini,

“Elsa sedang di Gunung Utara. Anna menyusul Elsa. Arendelle terjebak dalam salju”